Wednesday, August 27, 2014

however, we used to trust each other. Didn't we? 

Tuesday, August 19, 2014

-seketika ngerasa, banyak beban yang langsung memberatkan pundak--

sedang dalam fase..lelah dan ingin melepas tanggungjawab. 

Bukan tentang love life

Pernah merasa lelah untuk mencari? 
Pernah menemukan tapi ternyata sekarang perlahan pergi?
Pernah merasa semuanya sia-sia?
Pernah merasa tidak dibutuhkan orang lain?
Pernah merasa lebih baik berdiri sendiri?
Pernah merasa kecewa karena yang terbaik ternyata memilih untuk singgah dan menetap di tempat yang kita perkenalkan? 
Pernah merasa tersaingi?
Pernah merasa membebani?

Ya, saya sedang di fase itu.

P.s: 
bukan tentang love life.

Terlalu banyak berasumsi

Apa salahnya berubah? Toh namanya manusia, seiring waktu bakal terus melakukan perubahan kan? 

Saya lelah, tolong mengerti. 
Saya lelah menjadi diri saya yang berpura-pura. Saya lelah, saya sadar, terlalu banyak kepalsuan yang sudah saya jalani selama kurang lebih 6 bulan ini. 

Kalau boleh jujur sedikit, saya tidak menemukan sedikit kebahagian ketika berjalan dengan diri saya yang begitu. Mungkin terlihat menyenangkan di depan kalian, tapi sejujurnya, terlalu banyak yang tertahan dan ditahan ketika itu.

Merasa tidak sebebas ini. 

Kamu tahu? Saya rasa, kini kamu sudah melangkah terlalu jauh. Sudah bicara terlalu banyak. Sudah berasumsi terlalu jauh, yang nyatanya asumsi-mu tidak bisa dibuktikan dengan konkrit. 

Maaf, 
saya sangat berterimakasih karena kamu pernah menjadi salah satu yang menopang dan membantu untuk berdiri lagi. Mungkin saya pernah berkata bahwa kamu berarti besar atau apalah, saya pun sudah lupa. Mungkin juga saya pernah bercerita banyak. Menagih solusi terbaik. 

Tapi saya tidak terbiasa dengan orang yang terlalu banyak ikut campur. Maaf. Tapi pilihan saya adalah menjadi saya yang sekarang. 

Kritiklah saya, nilailah saya sesuka kamu. 
Tapi kamu harus tahu, yang tahu diri kita masing-masing ya memang cuma diri kita sendiri.

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk memperhatikan perubahan-perubahan saya belakangan ini. Tapi maaf, kamu sudah terlalu banyak ikut campur.
Saya risih. 

Sekali lagi terimakasih. Kalau tidak suka, ya silahkan, menjauh saja seperti yang lainnya. 

Tuesday, July 29, 2014

a true believer knows that life is meant to live it to the fullest and every step we take leads to a wonderful experience. Keep up the faith. I wish i was a true believer.. Or I actually am.

Yeah, but

                          yeah, but


Monday, July 14, 2014

Ihiiy, akhirnya. Setelah cukup lama ngga ada di titik itu, beberapa hari yang lalu, sampai juga disana.
Rasanya.. Capek, lelah, tapi apa yang sedang dipertanyakan belum sempet terjawab,

masih jadi tanda tanya besar.

Bingung sih, apa yang harus dipertanyakan lagi? Konsepnya pun, ngga pernah ada.
.
.
.

"Harus gimana? Harus menjadi seperti apa? Harus mulai darimana? Atau, harus diakhiri dimana?"

Mungkin itu..itu yang selama ini mengganggu.  Pertanyaan-pertanyaan seperti itu yang menggagalkan. Iya kan?

Maaf buat yang merasa risih 3 bulan terakhir. Disini, tidak pernah bermaksud mengganggu, kok. 
Maaf buat yang tiba-tiba dijadiin sumber semangat. Padahal, seharusnya, tidak.
Maaf buat anggapan berlebihan dari yang disini.
Maaf buat reaksi yang super aneh dan ngga etis sama sekali dari yang disini.
Maaf buat yang tiba-tiba dijadiin alasan buat selalu ngerasa ngga cukup sama diri sendiri. 
Maaf karena belum tahu harus mulai dari mana dan kapan waktu yang tepatnya.
Maaf karena belum tahu bagaimana caranya berjuang dengan netral, bagaimana caranya bertahan, bagaimana caranya merelakan.
Maaf karena belum bisa mengerti, dan bicara. Maaf karena udah berasumsi terlalu banyak.
Maaf karena udah sejauh ini, walaupun sendirian tapi sejauh ini, inilah yang bener-bener serba pertama kalinya buat gue. Berkesan, dan makasih udah bikin SMA gue yang semula pernah menjadi sesuatu yang monochrome, jadi se-pelangi ini!
Maaf karena udah terlalu punya prestise yang tinggi terhadap lo, it's frankly because you're beyond my kind of unique
Dan oiya...,

Maaf buat yang tiba-tiba di-asik-in eh sekarang jadi di-buang-muka-in sama yang nulis ini.. Bener-bener ngga tahu cara lain, buat berhenti. Selain kayak gini. 

"You can't fight the tears that ain't coming,
  or the moment of truth in your lies,
  when everything feels like the movies,
  you'd bleed just to know you're alive."
  Iris- The Goo Goo Dolls.