Thursday, December 27, 2012

Aku Masih, Maka Kembali


Hadir jadi yang pertama mengetuk relung hati

Menjadi matahariku di setiap pagi

Yang menyinari& menghangatkan tiap langkah cerita kehidupan 
Menjadi obat yang tidak akan pernah terbeli
Menjadi penawar dari segala pilu hati

Waktu terus berlalu

Beberapa bulan menjalin kisah kasih 

Menjalani masa-masa plus dan minus
Melewati tanjakan dan turunan curam
Dan beberapa kali kisah tersebut kandas di pertengahan
Namun akhirnya kita bangun kembali pondasi yang sempat runtuh tersebut
Terus dan terus, berulang kali seperti itu

Namun seperti ranting pohon patah, perekat manapun yang paling bagus tidak dapat membuat keadaan seperti sedia kala

Sampai akhirnya 

Masalah menghampiri dan merusak semuanya
Dan kondisi berkata harus terpisah 
Walaupun kata sayang sempat terucap diantaranya
Pilu yang amat sangat pun tak dapat dipungkiri
Matahari dan obat penawar tersebut hilang
Membuat ruang hampa namun tetap terukirkan namamu di dindingnya

Hati tetap hancur berkeping

Walaupun beberapa kaum adam ada yang berusaha menyentuhnya

Tapi tetap mereka tidak cukup mengerti untuk dapat mengembalikannya kembali
Semakin banyak orang yang berusaha menyentuhnya;
Semakin ku sadari bahwa hanya kamu yang bisa memperbaiki semua
Hanya kamu dan tetap hanya kamu untuk segala hal yang bersangkutan dengan kata hati ini

Kembalilah, ketuk hatiku sekali lagi

Maka aku akan mempersilahkanmu masuk tanpa basa-basi

Tidak perlu sumpah serapah diantaranya,
Cukup fakta yang akan menyatakannya
Maka, kembalilah.

Karya:
Jasmine Amalya & Rizky Defira

No comments:

Post a Comment