Monday, September 2, 2013

Hidup-hidup

Gundah gulana
Dirinya merana
Ia tercekik pendirian
Tercekik sendirian

Penghabisan tahu
Siapa yang pantas, siapa yang tidak
Surga neraka terbuka berjaga
Bagi para hamba yang tak tahu makna

Waktunya tiba

Mampus kau!
Tiada ampun, begitupun pengulangan
Bukankah satu kali bukan suatu perkara?



Rizky Defira Mustika
Bogor, September 2013

No comments:

Post a Comment