Sunday, July 3, 2016

#JuliNgeblog 2: Hujan

Tatkala hujan mengguyur kota
Ingatkan aku pada kekeringan
Agar tidaklah lupa diri
Lalu jadilah angkuh

Tatkala hujan mengguyur kota
Resapilah aromanya
Ada pesan rahasia tersirat di sana
Kawan, dapatkah kau membacanya?

Jemariku kini tidak cukup untuk menghitungnya,
sudah berapa kali kita berada di bawah rinainya bersamaan?
Entah untuk menjadi kuyup,
atau menyisakan cerita baru di tiap rintiknya

Tatkala hujan mengguyur kota
Selalu ada jiwa-jiwa risau yang merasa ditenangkan
Kegelisahan yang berganti menjadi kedamaian
Serta mimpi buruk yang perlahan dilupakan

Hujan,

cerita,

dan kita.


Kota Hujan, 2 Juni 2016.






No comments:

Post a Comment